reksa dana online

Di era yang serba online ini, kita diberikan kemudahan untuk berinvestasi tanpa harus mendatangi tempat reksa dana. Dan para investor pun juga akan mudah untuk memantau investasinya karena langsung dikelola para manajer yang profesional. Reksa dana online memberi kemudahan bagi investor awam, karena bisa merasakan keuntungan dari pasar modal. Berikut beberapa reksa dana yang bisa kita pilih untuk berinvestasi, 

1. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksadana pendapatan tetap merupakan jenis reksadana yang menginvestasikan minimal 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi. Reksadana ini bertujuan agar menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil serta resiko yang relatif lebih besar daripada reksadana pasar uang.

Hasil gambar untuk Ada Berbagai Jenis Reksa Dana Online

2. Reksa Dana Pasar Uang 

Reksa dana pasar uang termasuk salah satu jenis reksa dana online yang melakukan investasi pada jenis instrumen investasi pasar uang.  Sedangkan jangka waktu atau masa jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Bentuk instrumen investasinya dapat berupa time deposit (deposito berjangka), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), certificate of deposit (sertifikat deposito), Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Reksa dana ini bertujuan untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal dan dengan resiko yang relatif paling rendah bila dibanding reksadana jenis lainnya.

3. Reksa Dana Campuran

Reksa dana campuran merupakan salah satu jenis reksa dana yang mengalokasikan dana investasinya dalam portofolio yang bervariasi. sedangkan instrumen investasinya dapat berbentuk saham atau bisa juga dikombinasikan dengan obligasi. Reksa dana ini bertujuan agar meningkatkan pertumbuhan harga dan pendapatan. sedangkan resiko reksadana campuran lebih bersifat moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih tinggi.

4. Reksa Dana Saham

Reksa dana saham termasuk dalam jenis reksa dana online yang menginvestasikan minimal 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas. Dan reksa dana ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan harga saham dalam jangka panjang. Dengan resiko yang relatif lebih tinggi dari reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap, akan tetapi memiliki potensi tingkat pengembalian yang paling tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *