BPR syariah

Menurut definisi yang dilansir dari wikipedia, BPR sendiri merupakan suatu lembaga keuangan yang hanya menawarkan deposito berjangka, tabungan dan bentuk lainnya yang dipersamakan dengan penyaluran dana sebagai usaha BPR. Saat ini layanan tersebut telah terbagi ke dalam dua bentuk layanan berbeda yaitu BPR konvensional dan BPR syariah. Sementara yang akan Kami bahas kali ini ialah jenis BPR yang berbasis syariat Islam yang mana memiliki beragam keuntungan – keuntungan seperti yang akan Kami jelaskan berikut:

1.       100% Halal

BPR syariah

Kredit yang ditawarkan oleh bank perkreditan syariat memiliki persyaratan yang mewajibkan dana nantinya akan digunakan untuk melakukan aktivitas yang halal. Bisnis yang akan dibiayai oleh bank syariah, nantinya tidak boleh memiliki risiko mengandung  berbagai kegiatan yang diharamkan oleh agama Islam. Sehingga BPR syariah ini tingkat kehalalannya bisa terjamin untuk seluruh umat.

2.       Manajemen Finansial yang Jauh Lebih Aman

BPR syariah

Catatan sejarah tentang tragedi finansial kredit subprime yang terjadi di tahun 2007 silam nyaris tidak dapat menggoyahkan investasi yang berbasis syariah. Pada saat itu banyak sekali bank investasi dan bank-bank yang memiliki nama besar bangkrut atau membutuhkan cucuran dana, akan tetapi banyak sekali Bank Syariah baru yang justru bermunculan dan/atau membuka cabang di berbagai tempat di tengah tragedi finansial tersebut.

3.       Fasilitas Lengkap Seperti Bank Konvensional

BPR syariah

Tidak sedikit orang yang berpikiran bahwa perbankan yang memiliki konsep syariah masih baru, sehingga jenis transaksi yang dimilikinya pun hanya sedikit. Mungkin pada saat zaman baru berdirinya bank – bank berbasis syariat, anggapan tersebut bisa saja benar, namun saat ini anggapan tersebut ternyata salah besar. Semua fasilitas yang ditawarkannya pun sama dengan bank – bank konvensional baik itu untuk ATM, e banking dan layanan lainnya.

4.       Membantu Setiap Orang yang Membutuhkan Zakat

BPR syariah

Hampir setiap bank yang berlandaskan syariat Islam mengeluarkan 2,5% dari keuntungan tahunan nya untuk dizakatkan pada orang – orang yang membutuhkannya. Inilah yang menjadi perbedaan antara bank konvensional dengan bank syariat dimana bank konvensional tidak memiliki kewajiban untuk melakukan zakat. Dengan memilih layanan Bank yang berlandaskan pada Syariah, secara tidak langsung setiap nasabah pun turut berzakat serta membantu yang membutuhkan.

Itulah beragam keuntungan dari BPR syariah yang saat ini telah populer di negara kita. Meskipun sistem yang diterapkannya berlandaskan pada syariat Islam, akan tetapi semua produk perbankan nya pun terbuka bagi nasabah – nasabah non muslim yang ingin bergabung menggunakan berbagai layanan dari BPR yang berlandaskan pada hukum Islam tersebut. Halal dan anti riba adalah salah satu penawaran konsep yang banyak dilirik khususnya oleh umat Islam yang mencari keuntungan di dunia dan juga di akhirat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *